Halaman

Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan

Komunikasi Data Pada Jaringan

Komunikasi Data

Komunikasi data adalah bagian dari telekomunikasi yang secara khusus berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi diantara komputer-komputer dan piranti-piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data. Data berarti informasi yang disajikan oleh isyarat digital.
Komponen Komunikasi Data :

1. Penghantar/pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data
2. Penerima, adalah piranti yang menerima data
3. Data, adalah informasi yang akan dipindahkan
4. Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data
5. Protokol, adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan hubungan.


Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali. Standar protokol yang terkenal yaitu OSI (Open System Interconnecting) yang ditentukan oleh ISO (International Standart Organization). Fungsi dari protokol adalah untuk menghubungkan sisi pengirim dan sisi penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan dengan baik dan benar. Terdiri atas 7 layer (lapisan) yang mendefinisikan fungsi. Untuk tiap layernya dapat terdiri atas sejumlah protocol yang berbeda, masing- masing menyediakan pelayanan yang sesuai dengan fungsi layer tersebut.

1. Application Layer
2. Presentation Layer
3. Session Layer:
4. Transport Layer
5. Network Layer
6. Dat # a-link Layer. # Physical # Layer

Secara umum ada dua jenis komunikasi data, yaitu:

1) Melalui Infrastruktur Terestrial
Menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya. Membutuhkan biaya yang tinggi untuk membangun infrastruktur jenis ini. Beberapa layanan yang termasuk teresterial antara lain: Sambungan Data Langsung (SDL), Frame Relay, VPN MultiService dan Sambungan Komunikasi Data Paket (SKDP).

2) Melalui Satelit
Menggunakan satelit sebagai aksesnya. Biasanya wilayah yang dicakup akses satelit lebih luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya infrastruktur terestrial namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya proses komunikasi. Kelemahan lain dari komunikasi via satelit adalah adanya gangguan yang disebabkan oleh radiasi gelombang matahari (Sun Outage) dan yang paling parah terjadi setiap 11 tahun sekali.

Isu Utama dalam Komunikasi Data

Isu utama dalam komunikasi data melalui sebuah jaringan baik melalui infrastruktur teresterial ataupun melalui satelit antara lain adalah:
  1. Keterbatasan bandwith, dapat diatasi dengan penambahan bandwith.
  2. Memiliki Round Trip Time (RTT) yang terlalu besar, dioptimalkan dengan adanya TCP Optimizer untuk mengurangi RTT.
  3. Adanya delay propagasi untuk akses via satelit, membangun infrastruktur terestrial jika mungkin.
Sumber :
http://blog.math.uny.ac.id/rinasusilowati/2009/12/16/komunikasi-data-dan-jaringan-komputer/
http://fitriafrilinda.wordpress.com/2011/03/20/komputer-dan-komunikasi-data-pada-jaringan-komputer/
Read More..

Perangkat - Perangkat Jaringan Komputer



1. NIC (Network Interface Card)
Kartu jaringan atau Lan card dipasang pada setiap komputer yang akan dihubungkan ke suatu jaringan computer. Banyak jenis dan merk kartu jaringan yang tersedia di pasar, namun beberapa hal pokok yang perlu diketahui dari kartu jaringan yaitu type kartu ISA atau PCI dengan kecepatan 10 atau 10/100 Mbps, harus disesuaikan dengan tipe Ethernet HUB atau switching yang akan digunakan, jenis protocol dan jenis kabel yang didukungnya disamping itu juga mengesampingkan kwalitas produk. Komputer jenis terbaru tidak dilengkapi dengan slot ISA bahkan Network Interface umumnya merupakan Onboard system artinya sudah tersedia pada mainboard sehingga tidak perlu lagi dipasang Lan Card
Sesuai dengan besarnya tingkat kebutuhan akan jaringan komputer, sudah banyak mainboard komputer jenis terbaru dilengkapi kartu jaringan secara on board. Kwalitasnya bagus namun penulis berpendapat lebih baik menggunakan kartu jaringan yang terpisah. Salah satu keuntungannya adalah dapat memilih merk tertentu dan mudah diganti apabila terjadi kerusakan.

2. Hub atau swich
Hub adalah perangkat jaringan yang terdiri dari banyak port untuk menghubungkan Node atau titiksehingga membentuk jaringan yang saling terhubung dalam topologi star. Jika jumlah port yang tersedia tidak cukup untuk menghubungkan semua komputer yang akan dihubungkan ke dalam satu jaringan dapat digunakan beberapa hub yang dihubungkan secara up-link.
Port yang tersedia biasanya sampai 8, 16, 24 atau lebih banyak sesuai kebutuhan Anda. Untuk kecepatan, Anda dapat menggunakan HUB 10 atau Switch 10/100. Sebaiknya menggunakan 10/100 karena dapat digunakan untuk jaringan berkecepatan maksimal 10 atau 100. Hub ada yang mendukung pemggunaan kabel coax yang menukung topologi BUS dan UTP yang mendukung topologi STAR. Namun type terbaru cenderung hanya menyediakan dukungan untuk penggunaan kabel UTP.

3. Konektor UTP (RJ-45)
Untuk menghubungkan kabel UTP diperlukan konektor RJ-45 atau sejenis jack yang bentuknya mirip dengan jack kabel telepon namun memiliki lebih banyak lubang kabel. Konektor tersebut dipasang di kedua ujung kabel dengan peralatan Tang khusus UTP. Namun jika belum bisa memasangnya, Anda dapat meminta sekaligus pemasang-an pada saat membeli kabel UTP 

4. Bridge
Bridge digunakan untuk menghubungan antar jaringan yang mempunyai protokol yang sama. Hasil akhirnya adalah jaringan logis tunggal. Bridge juga dapat digunakan jaringan yang mempunyai media fisik yang berbeda. Contoh jaringan yang menggunakan fiber obtik dengan jaringan yang menggunakan coacial.
Bridge mempelajari alamat tujuan lalulintas yang melewatinya dan mengarahkan ke tujuan. Juga digunakan untuk menyekat jaringan. Jika jaringan diperlambat dengan adanya lalulintas yang penuh maka jaringan dapat dibagi menjadi dua kesatuan yang lebih kecil

5. Cluster Control Unit
Cluster Control Unit membangun hubungan antara terminal yang dikendalikannya dengan perlatan-peralatan dan jaringan. Alat ini memungkinkan beberapa terminal berbagi satu printer atau mengakses beberapa komputer melalui jaringan yang bebeda. Cluster Control Unit dapat pula mengerjakan pemeriksaan kesalahan dan pengubahan kode. 

6. Multiplexer
Saat beberapa terminal harus berbagi satu saluran pada saat yang sama, multiplexer dapat ditambahkan pada tiap ujung. Multiplexer adalah suatu alat yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan bebrpa pesan secara serentak. Penambahan multiplexer berdampak seperti mengubah jalan satu jalur menjadi jalur bebas hambatan dengan beberapa jalur.

7. Front-end Processor
Front-end Processor menangani lalulintas Jaringan komputer yang masuk dan keluar dari host komputer. Kedua komputer tersebut dapat merupakan jenis apapun, tetapi configurasi yang umum terdiri dari sejenis komputer mini khusus yang berfungsi sebagai front-end processor dan sebuah mainframe yang menjadi host. Front-end Processor berfungsi sebagai unit input dari host dengan mengumpuklkan pesan-pesan yang masuk dan menyiapkan data bagi host. Front-end Processor juga berfungsi sebagai unit output dari host dengan menerima pesan-pesan untuk transmisi ke terminal.
Walau kecepatan transmisi antara saluran dan front end Processor relatif lambat ( dalam banyak kasus bit-bit ditransmisikan secara serial ) kecepatan tarnsmisi front-end processor dengan host dapat berlangsung secara cepat ( beberapa bit ditransmisikan secara paralel).
Sebagian front-end processor melakukan message switching dengan mengatur rute (routing) pesan dari suatu terminal ke yang lain tanpa melibatkan host. Jika karena suatu hal terminal penerima tidak dapat menerima pesan (mungkin sedangan digunakan atau rusak) front-end processor dapat menyimpan pesan tersebut dalam penyimpanan sekunder dan mengirimkannya nanti. Kemampuan ini disebut simpan dan teruskan (store and forward).

8. Router
Router tidak mempunyai kemampuan untuk mempelajari, namun dapat menentukan path (alur) data antara dua jaringan yang paling eficien. Router beroperasi pada lapisan Network (lapisan ketiga OSI.). Router tidak mempedulikan topologi dan tingkat acces yang digunakan oleh jaringan. Karena ia beroperasi pada lapisan jaringan. Ia tidak dihalangi oleh media atau protokol komunikasi. Bridge mengetahui tujuan ahir paket data, Router hanya mengetahui dimana router berikutnya ditempatkan. Ia dapat digunakan untuk menghubungkan jaringan yang menggunakan protokol tingkat tinggi yang sama.
Jika paket data tiba pada router, ia menentukan rute yang terbaik bagi paket dengan mengadakan pengecekan pada tabel router. Ia hanya melihat hanya melihat paket yang dikirimkan kepadanya oleh router sebelumnya.

9. Brouter
Adalah yang menggabungkan teknologi bridge dan router. Bahkan secara tidak tepat seringkali disebut sebagai router multiprotokol. Walau pada kenyataannya ia lebih rumit dari pada apa yang disebut router multiprotokol yang sebenarnya. 

10. Geteway
Gateway dilengkapi dengan lapisan 6 atau 7 yang mendukung susunan protokol OSI. Ia adalah metode penyambungan jaringan ke jaringan dan jaringan ke host yang paling canggih. Gateway dapat digunakan untuk menghubungkan jaringan yang mempunyai arsitektur berbeda misalnya PC berdasarkan Novell dengan jaringan SNA atau Ethernet.

11. Modem
Satu-satunya saat modem tidak diperlukan adalah saat telephone tombol digunakan sebagai terminal. Semua saluran jaringan komputer lain memerlukan modem pada tiap ujungnya. Modem dirancang untuk beroperasi pada kecepatan tertentu biasanya 300, 1200, 2400, 4800 atau 96000 bit per detik dan seterusnya kecepatan modem menentukan kecepatan transmisi data.
ADSL adalah type modem untuk penggunaan accses internet kecepatan tinggi. Umumnya modem ADSL merupakan integrasi dari modem, firewall dan ethernet switch serta router dan mungkin juga dengan transiever. Modem ADSL bekerja pada frekwensi yang berbeda dengan frekwensi yang digunakan dalam percakapan telephon sehingga saluran telephon dapat digunakan untuk percapapan bersamaan dengan penggunaan transmisi data melelalui modem ADSL.

Sumber: 

Read More..

Pengkabelan Pada Jaringan


Tipe Pengkabelan :
Untuk dapat menghubungkan device yang satu dengan device yang lain, maka dibutuhkanlah media transmisi. Terdapat berbagai macam media yang dapat digunakan untuk dapat menghubungkan divais dan membentuk jaringan. Secara umum, media tersebut adalah: kabel (wired) dan nirkabel (wireless).
Terdapat beberapa tipe pengkabelan yang biasa digunakan dan dapat digunakan untuk mengaplikasikan Windows, yaitu:

1. Thin Ethernet (Thinnet)
Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.

2. Thick Ethernet (Thicknet)
Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan Thinnet. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung.


Ada 4 jenis kabel jaringan yang umum digunakan saat ini yaitu:

1. Kabel koaksial
Kabel koaksial terdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel.Beberapa jenis kabel koaksial lebih besar dari pada yang lain. Makin besar kabel, makin besar kapasitas datanya, lebih jauh jarak jangkauannya dan tidak begitu sensitif terhadap interferensi listrik.

2. Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
Kabel twisted pair terjadi dari dua kabel yang diputar enam kali per-inchi untuk memberikan perlindungan terhadap interferensi listrik ditambah dengan impedensi, atau tahanan listrik yang konsisten. Nama yang umum digunakan untuk kawat ini adalah IBM jenis/kategori 3. Secara singkat kabel UTP adalah murah dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil.

3. Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
Kabel STP sama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1.

4. Kabel Serat Optik (Fiber Optic)
Kabel serat optik mengirim data sebagai pulsa cahaya melalui kabel serat optik. Kabel serat optik mempunyai keuntungan yang menonjol dibandingkan dengan semua pilihan kabel tembaga. Kabel serat optik memberikan kecepatan transmisi data tercepat dan lebih reliable, karena jarang terjadi kehilangan data yang disebabkan oleh interferensi listrik. Kabel serat optik juga sangat tipis dan fleksibel sehingga lebih mudah dipindahkan dari pada kabel tembaga yang berat.



Prosedur Pembuatan Kabel Straight and Cross-Over

Kabel Straight
1. Potonglah kabel sesuai dengan panjang yang diperlukan, yaitu dengan cara membuang (mengupas)
    bagian pelindung luar kabel, kemudian bersihkan dan rapikan kedua ujung kabel.

2. Susunlah warna urutan kabel sesuai dengan gambar dibawah ini:


3. Urutkanlah pemasangan kabel pada konektor sesuai dengan urutan.
4. Setelah kabel dimasukkan ke kou nektor, lalu klem (jepitlah) konektor dengan tang klem hingga
    terminal-terminal menjepit kabel dengan kuat.
5. Pasang kedua ujung kabel dengan konektor, lalu lakukan pengujian dengan menggunakan kabel
    tester atau lan tester.
6. Setelah berhasil melakukan pemasangan kabel pada konektor dengan pengetesan dengan kabel tester, hubungkan dua buah PC dengan kabel tersebut,

Kabel Cross-Over
1. Potonglah kabel sesuai dengan panjang yang diperlukan, yaitu dengan cara membuang (mengupas)
    bagian pelindung luar kabel, kemudian bersihkan dan rapikan kedua ujung kabel.
2. Susunlah warna urutan kabel sesuai dengan gambar di bawah ini.


3. Urutkanlah pemasangan kabel pada konektor sesuai dengan urutan.
4. Setelah kabel dimasukkan ke konektor, lalu klem (jepitlah) konektor dengan tang klem hingga terminal-terminal menjepit kabel dengan kuat.
5. Pasang kedua ujung kabel dengan konektor, lalu lakukan pengujian dengan menggunakan kabel tester atau lan tester.
6. Setelah berhasil melakukan pemasangan kabel pada konektor dengan pengetesan dengan kabel tester, hubungkan dua buah PC dengan kabel tersebut.


sumber :
http://johaniriawan.wordpress.com/2013/04/28/teknik-pengkabelan-di-jaringan-komputer/
http://khismid.blogspot.com/2013/02/teknik-pengkabelan-jaringan-komputer.html
Read More..

Topologi Jaringan


Topologi
Topologi Jaringan komputer adalah penataan jaringan yang digunakan untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer yang lainnya .

Sejarah Jaringan Komputer
berawal dari Departemen Amerika serikat memutuskan untuk membuat suatu riset tentang bagaimana cara menghubungkan sejumlah komputer hingga membentuk jaringan organik (ARPANET) . 1970 , 10 komputer berhasil dihubungkan dan bisa saling berkomunikasi sehingga membentuk sebuah jaringan. pada tahun 1972 Roy Tomlinson menyempurnakan program email buatannya yang sangat mudah sehingga langsung  jadi populer .

Jaringan  APARNET mulai dikembangkan ke luar Amerika pada tahun 1973. kemudian 2 Ahli komputer Bob Kahn dan Vinton Cerf mempresentasikan gagasan besar di Universitas Sussex , ini lah yang menjadi cikal bakal internet. tahun 1976 ratu Inggris berhasil mengirim E-mail dari Royal Signals dan radar Establishment di Malvern . Setahun kemudian , sudah lebih 100 komputer bergabung di APARNET membentuk network.

 banyaknya komputer yang membentuk jaringan sehingga diperlukan protokol resmi . pada tahun 1982 dibentuklah TCP (Transmission Control) dan IP . tahun 1984 diperkenalkan Domain name System (DNS) . dan 10.000 lebih komputer telah terhubung pada jaringan pada tahun 1987 .

Tahun 1990 adalah tahun paling bersejarah , Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer ke komputer lain yang membentuk jaringan itu . progam ini disebut "www" atau World Wide Web

dan Pada Akhirnya pada tahun 1994 , situs - situs di dunia maya telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman , dan untuk pertama kalinya dalam sejarah virtual-shopping atau e- retail muncul di situs . dan Yahoo! didirikan


Macam - Macam Topologi :

1. Topologi Bus

Topologi Bus adalah Topologi jaringan yang paling sederhana . topologi ini menhubungkan beberapa komputer , dimana salah satu berperan sebagai server dan yang lainnya berperan sebagai client . Setiap sambungan yang menuju ke komputer akan di dihubungkan dengan T connector . dan pada ujung - ujung kabel harus di akhiri dengan satu terminator.

Kelebihan :
- Hemat Kabel
- Layout Sederhana
- mudah di kembangkan

Kekurangan :
- Bila ada gangguan pada salah satu kabel komputer maka seluruh jaringan akan terganggu
- mudah terjadi kepadatan Jalur Lalu Lintas Data
- kemungkinan tabrakkan data
- Di Perlukan Repeater , jika ingin membuat jaringan dapat bekerja lebih jauh



2. Topologi Ring

Pada Topologi ini komputer saling terhubung satu sama lain sehingga berbentuk lingkaran seperti cincin (ring) . setiap komputer/node di Topologi ini akan berfungsi sebagai repeater sehingga kekuatan sinyal pada jaringan ini sangat kuat dan terjaga . proses penerimaan dan pengiriman data dibantu dengan Token . Apabila ada kerusakkan pada salah satu node , maka data akan dikirim dengan arah yang berlawanan .

Kelebihan :
- mudah di rancang
- mudah konfigurasi / install perangkat baru
- peforma lebih cepat daripada topologi Bus
- Tidak terjadi Tabrakkan data
- Hemat Kabel
- Pelacakkan kesalahan mudah

Kekurangan :
- Peka terhadap kesalahan
- Pengembangannya kaku
- Kinerja Bergantung pada banyaknya node



3. Topologi Star 

Topologi Star memerlukan bantuan alat untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer lainnya , alatnya yaitu : Hub , Switch , dll. alat - alat ini nantinya akan di letakkan pada tengah - tengah jaringan dan menjadi pengatur lalu lintas data pada jaringan .

Kelebihan :
- Kerusakkan salah satu jaringan tidak mempengaruhi jaringan yang lain
- Aman
- Dapat mengatasi Kepadatan lalu lintas data
- Akses kontrol terpusat
- mudah deteksi kerusakkan
- Fleksibel

Kekurangan :
- jika node tengah rusak , maka rusaklah semua jaringan
- Boros Kabel
- Jika menggunakan Switch dan arus data padat maka jaringan akan melambat
- Biaya untuk membangun jaringan lebih mahal



4. Topologi Mesh

Pada Topologi ini , setiap perangkat akan berhubungan langsung dengan perangkat lain yang ada pada jaringan , sehingga membuat perangkat dapat berkomunikasi secara langsung dengan perangakat yang dituju

Kelebihan :
- laju data sangat cepat , karena bisa berhubungan langsung ke komputer yang dituju
- Bersifat Robust , jika ada kerusakkan link antara komputer A ke B maka hubungan komputer A ke komputer lainnya tidak ada masalah
- Keamanan sangat Bagus
- Mudah Mendeteksi Kerusakkan pada Jaringan

Kekurangan :
- butuh banyak Kabel dan I/O port
- konfigurasi lebih sulit
- Perlu ruang yang luas



5. Topologi Tree

Topologi Tree atau pohon ini adalah gabungan dari beberapa Topologi Star dan Bus . Kumpulan dari beberapa topologi star yang saling dihubungkan di Topologi Bus. Jaringan yang berada di atas adalah sentral aktif sedang yang dibawah pasif

Kelebihan :
- memungkinkan dibentukknya kelompok - kelompok tertentu pada jaringan

Kekurangan :
- Lamban
- jika simpul yang lebih tinggi tidak berfungsi maka simpul di bawahnya menjadi tidak efektif kerjannya



6. Topologi Linear

disebut Topologi Bus Beruntut , penyambung yang digunakan adalah BNC(British Naval Connector) , Kabel yang digunakan adalah RG 58 . Sebaiknya topologi ini hanya terdiri dari 5-7 komputer saja .

Kelebihan :
- hemat Kabel
- Sederhana
- mudah di kembangkan
- tidak butuh kendali pusat
- penambahan dan pengurangan penamat , tidak akan mengganggu operasi yang sedang berjalan .

kekurangan :
- kerusakkan pada jaringan susah untuk di deteksi
- Kepadatan lalu lintas tinggi
- keamanan rendah
- kecepatan berkurang jika pengguna bertambah
- perlu repeater untuk jarak jauh


Referensi : 
- http://tips-trik-jaringan.blogspot.com/2013/03/macam-macam-topologi-jaringan-komputer.html
- http://id.wikipedia.org
- http://artikeljaringankomputer.com/sejarah-jaringan-komputer.htm

Read More..

Linux Multimedia Studio



Linux Multimedia Studio

Linux Multimedia Studio (LMMS) adalah Freeware multiplatfrom yang bisa dijalankan di Linux maupun windows . LMMS ini berfungsi untuk membuat midi/musik elektronik . LMMS ini sangatlah powerfull tidak kalah dengan yang berbayar. dengan adanya LMMS , memungkinkan orang awam bisa membuat midi , lagu , ringtone secara professional .


Spesifikasi Minimum
  • Prosessor 1 GHz
  • Memory RAM 512 Mb

Cara Install LMMS
  1. Buka Terminal
  2. ketikkan $ sudo apt-add-repository ppa:dns/sound . Fungsinnya untuk menambahkan alamat repository di linux kita

  3. masukkan password

  1. tunggu proses dan tekan Enter

  2. ketikkan $ sudo apt-get update

  1. tunggu prosess update repository

  2. ketikkan $ sudo apt-get install lmms




Linux Multimedia Studio

Project
untuk menyelesaikan tugas Akhir semester , saya di tugaskan untuk membuat sesuatu dari aplikasi di linux , untungnya saya menggunakan linux di netbook secara keseluruhan . Baiklah langsung saja kita mulai pembuatan nada gundul – gundul pacul menggunakan LMMS di linux .

  1. Penambahan Suara Drum
    klik tab My Samples pada bagian kiri layar , expand Drums kemudian pilih suara drum yang diinginkan . Drag ke jendela Beat Bassline Editor

  2. Tambahkan beat – beat dari drum
    pastikan semua suara drum sudah di drag ke Jendela Beat+Bassline Editor Kemudian klik pada bagian – bagian yang berwarna Hijau.

  3. Pada jendela Song Editor Masukkan suara Drum hingga terlihat seperti gambar

  1. Penambahan Instrument
    klik tab Instrument Plugin pada bagian kiri layar kemudian pilih Instrument yang diinginkan . Drag ke jendela Song Editor
  1. tambahkan patern pada alat instrument yang baru , agar bisa di isi dengan nada nada

  2. klik kanan pada bagian hitam di jendela song-editor , pilih Piano Roll
  1. setelah terbuka jendela Piano Roll gambar nada sesuai gambar dibawah ini.

  2. Maka akan terdengar lagu Gundul – Gundul Pacul pada bagian awalnya saja dan pada jendela Song-Editor terlihat seperti digambar
  1. seleksi bagian hitam tadi kemudian copy and paste di sebelahnya

  2. sekarang kita membuat bagian akhir dari lagu Gundul – Gundul Pacul , tambahkan bagian hitam lagi dan buka piano roll lagi
  1. Tulis nada pada Piano roll seperti digambar .

  2. Ini lanjutan dari gambar di atas.

  1. Maka tampil patern hitam baru seperti digambar

  2. lakukan copy paste lagi . Di sebelah kanan patern hitam . Maka akan terlihat seperti ini
  1. kita telah mendapatkan patern musik Gundul – Gundul Pacul full dengan menggunakan instrumen Mallets . Tambahkan lagi instrument baru agar musik terasa hidup.

  2. Tambahkan patern baru pada instrument yang baru ,
  1. double klik patern hitam , maka akan terbuka jendela piano roll dan tuliskan nada seperti pada di gambar .

  2. Maka akan tampil patern baru dengan nada baru seperti gambar dibawah ini.
  1. Lakukan copy paste hingga 7 kali .

  2. Terasa kurang ramai ? Mari kita tambahkan lagi instrument GameBoy pada musik kita .
  1. Tambahkan patern dan buka piano rollnya . Tuliskan nada seperti gambar dibawah ini.

  2. Kemudian lakukan copy paste agar bisa berbunyi 2 kali
  1. lagu gundul – gundul pacul sudah terasa keren , saatnya kita membuat intro dan outro pada lagu . Tambahkan My Samples baru efek Ding1.ogg 

  2. Tambahkan patern baru dan buka piano rollnya , tuliskan nada seperti gambar di bawah ini
  1. lakukan copy paste lagi hingga outro lagu , dan akan terlihat seperti ini.

  2. Dan lakukan pengaturan volumenya dan sesuaikan dengan selera anda . Jika anda ingin menambahkan instrumen maka anda tinggal drag and drop kemudian buka piano roll dan lakukan copy paste . Sangat sederhana bukan ? . lalu kita Export file dengan klik project > export
  1. Simpan file


Ternyata di Linux ada juga software yang powerfull dan sangat user Friendly . Setelah menemukan software ini saya jadi ingin menekuni musik elektro . Sekian dari saya :)
*)Anda bisa melihat hasil midi punya saya disini
Read More..