Topologi Jaringan


Topologi
Topologi Jaringan komputer adalah penataan jaringan yang digunakan untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer yang lainnya .

Sejarah Jaringan Komputer
berawal dari Departemen Amerika serikat memutuskan untuk membuat suatu riset tentang bagaimana cara menghubungkan sejumlah komputer hingga membentuk jaringan organik (ARPANET) . 1970 , 10 komputer berhasil dihubungkan dan bisa saling berkomunikasi sehingga membentuk sebuah jaringan. pada tahun 1972 Roy Tomlinson menyempurnakan program email buatannya yang sangat mudah sehingga langsung  jadi populer .

Jaringan  APARNET mulai dikembangkan ke luar Amerika pada tahun 1973. kemudian 2 Ahli komputer Bob Kahn dan Vinton Cerf mempresentasikan gagasan besar di Universitas Sussex , ini lah yang menjadi cikal bakal internet. tahun 1976 ratu Inggris berhasil mengirim E-mail dari Royal Signals dan radar Establishment di Malvern . Setahun kemudian , sudah lebih 100 komputer bergabung di APARNET membentuk network.

 banyaknya komputer yang membentuk jaringan sehingga diperlukan protokol resmi . pada tahun 1982 dibentuklah TCP (Transmission Control) dan IP . tahun 1984 diperkenalkan Domain name System (DNS) . dan 10.000 lebih komputer telah terhubung pada jaringan pada tahun 1987 .

Tahun 1990 adalah tahun paling bersejarah , Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer ke komputer lain yang membentuk jaringan itu . progam ini disebut "www" atau World Wide Web

dan Pada Akhirnya pada tahun 1994 , situs - situs di dunia maya telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman , dan untuk pertama kalinya dalam sejarah virtual-shopping atau e- retail muncul di situs . dan Yahoo! didirikan


Macam - Macam Topologi :

1. Topologi Bus

Topologi Bus adalah Topologi jaringan yang paling sederhana . topologi ini menhubungkan beberapa komputer , dimana salah satu berperan sebagai server dan yang lainnya berperan sebagai client . Setiap sambungan yang menuju ke komputer akan di dihubungkan dengan T connector . dan pada ujung - ujung kabel harus di akhiri dengan satu terminator.

Kelebihan :
- Hemat Kabel
- Layout Sederhana
- mudah di kembangkan

Kekurangan :
- Bila ada gangguan pada salah satu kabel komputer maka seluruh jaringan akan terganggu
- mudah terjadi kepadatan Jalur Lalu Lintas Data
- kemungkinan tabrakkan data
- Di Perlukan Repeater , jika ingin membuat jaringan dapat bekerja lebih jauh



2. Topologi Ring

Pada Topologi ini komputer saling terhubung satu sama lain sehingga berbentuk lingkaran seperti cincin (ring) . setiap komputer/node di Topologi ini akan berfungsi sebagai repeater sehingga kekuatan sinyal pada jaringan ini sangat kuat dan terjaga . proses penerimaan dan pengiriman data dibantu dengan Token . Apabila ada kerusakkan pada salah satu node , maka data akan dikirim dengan arah yang berlawanan .

Kelebihan :
- mudah di rancang
- mudah konfigurasi / install perangkat baru
- peforma lebih cepat daripada topologi Bus
- Tidak terjadi Tabrakkan data
- Hemat Kabel
- Pelacakkan kesalahan mudah

Kekurangan :
- Peka terhadap kesalahan
- Pengembangannya kaku
- Kinerja Bergantung pada banyaknya node



3. Topologi Star 

Topologi Star memerlukan bantuan alat untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer lainnya , alatnya yaitu : Hub , Switch , dll. alat - alat ini nantinya akan di letakkan pada tengah - tengah jaringan dan menjadi pengatur lalu lintas data pada jaringan .

Kelebihan :
- Kerusakkan salah satu jaringan tidak mempengaruhi jaringan yang lain
- Aman
- Dapat mengatasi Kepadatan lalu lintas data
- Akses kontrol terpusat
- mudah deteksi kerusakkan
- Fleksibel

Kekurangan :
- jika node tengah rusak , maka rusaklah semua jaringan
- Boros Kabel
- Jika menggunakan Switch dan arus data padat maka jaringan akan melambat
- Biaya untuk membangun jaringan lebih mahal



4. Topologi Mesh

Pada Topologi ini , setiap perangkat akan berhubungan langsung dengan perangkat lain yang ada pada jaringan , sehingga membuat perangkat dapat berkomunikasi secara langsung dengan perangakat yang dituju

Kelebihan :
- laju data sangat cepat , karena bisa berhubungan langsung ke komputer yang dituju
- Bersifat Robust , jika ada kerusakkan link antara komputer A ke B maka hubungan komputer A ke komputer lainnya tidak ada masalah
- Keamanan sangat Bagus
- Mudah Mendeteksi Kerusakkan pada Jaringan

Kekurangan :
- butuh banyak Kabel dan I/O port
- konfigurasi lebih sulit
- Perlu ruang yang luas



5. Topologi Tree

Topologi Tree atau pohon ini adalah gabungan dari beberapa Topologi Star dan Bus . Kumpulan dari beberapa topologi star yang saling dihubungkan di Topologi Bus. Jaringan yang berada di atas adalah sentral aktif sedang yang dibawah pasif

Kelebihan :
- memungkinkan dibentukknya kelompok - kelompok tertentu pada jaringan

Kekurangan :
- Lamban
- jika simpul yang lebih tinggi tidak berfungsi maka simpul di bawahnya menjadi tidak efektif kerjannya



6. Topologi Linear

disebut Topologi Bus Beruntut , penyambung yang digunakan adalah BNC(British Naval Connector) , Kabel yang digunakan adalah RG 58 . Sebaiknya topologi ini hanya terdiri dari 5-7 komputer saja .

Kelebihan :
- hemat Kabel
- Sederhana
- mudah di kembangkan
- tidak butuh kendali pusat
- penambahan dan pengurangan penamat , tidak akan mengganggu operasi yang sedang berjalan .

kekurangan :
- kerusakkan pada jaringan susah untuk di deteksi
- Kepadatan lalu lintas tinggi
- keamanan rendah
- kecepatan berkurang jika pengguna bertambah
- perlu repeater untuk jarak jauh


Referensi : 
- http://tips-trik-jaringan.blogspot.com/2013/03/macam-macam-topologi-jaringan-komputer.html
- http://id.wikipedia.org
- http://artikeljaringankomputer.com/sejarah-jaringan-komputer.htm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar