Bahasa Pemrograman



Bahasa pemrograman adalah bahasa resmi Yang dibangun dirancang untuk berkomunikasi Instruksi untuk Mesin, khususnya Komputer. Bahasa pemrograman dapat digunakan untuk cara membuat Program untuk mengontrol perilaku Mesin atau untuk mengekspresikan ALGORITMA.
Bahasa pemrograman Less mendahului penemuan Komputer Dan digunakan untuk mengarahkan perilaku Mesin seperti Jacquard tenun Dan pemain piano. Ribuan bahasa pemrograman Yang berbeda telah dibuat, terutama di Kepemilikan Modal Komputer, Dan Banyak, Lagi Masih Yang setiap diciptakan Tahun. Banyak, bahasa pemrograman memerlukan perhitungan Yang Akan ditentukan Dalam, bentuk imperatif (yaitu, sebagai Urutan Restated untuk melakukan), bahasa sedangkan berbaring bentuk menggunakan berbaring Spesifikasi bahasa Dari Program seperti bentuk deklaratif (yaitu Hasil Yang ditentukan diinginkan, Bukan bagaimana untuk mencapai ITU).
Deskripsi bahasa pemrograman biasanya dibagi menjadi doa komponen sintaksis (bentuk) Dan semantik (makna). Beberapa bahasa Yang didefinisikan Diposkan dokumen Spesifikasi (misalnya, bahasa pemrograman C ditentukan Diposkan oleh Standar ISO), bahasa sedangkan lain (seperti Perl) memiliki Implementasi dominan Yang diperlakukan sebagai Referensi.


Definisi

Sebuah bahasa pemrograman adalah notasi untuk menulis program , yang merupakan spesifikasi dari perhitungan atau algoritma . Beberapa, tetapi tidak semua, penulis membatasi istilah "bahasa pemrograman" untuk bahasa-bahasa yang dapat mengekspresikan semua algoritma mungkin. Sifat sering dianggap penting bagi apa yang merupakan bahasa pemrograman meliputi:
Fungsi dan sasaran
Sebuah bahasa pemrograman komputer adalah bahasa yang digunakan untuk menulis program komputer , yang melibatkan komputer melakukan semacam perhitungan atau algoritma dan mungkin mengontrol perangkat eksternal seperti printer , disk drive , robot , dan sebagainya. Misalnya, PostScript program sering dibuat oleh program lain untuk mengendalikan printer komputer atau layar. Secara umum, bahasa pemrograman dapat menjelaskan perhitungan pada beberapa, mungkin abstrak, mesin. Hal ini berlaku umum bahwa spesifikasi lengkap untuk sebuah bahasa pemrograman meliputi penjelasan, mungkin ideal, dari mesin atau prosesor untuk bahasa tersebut. Dalam kebanyakan konteks praktis, bahasa pemrograman melibatkan komputer; akibatnya, bahasa pemrograman biasanya didefinisikan dan mempelajari way.Programming ini bahasa berbeda dari bahasa alam dalam bahasa alam hanya digunakan untuk interaksi antara orang, sedangkan bahasa pemrograman juga memungkinkan manusia untuk berkomunikasi instruksi untuk mesin.

Sejarah

Perkembangan Awal

Bahasa pemrograman pertama yang didesain untuk berkomunikasi instruksi untuk komputer ditulis pada 1950-an. Sebuah awal bahasa tingkat tinggi pemrograman harus dirancang untuk komputer adalah yakni Plankalk├╝l , dikembangkan untuk Jerman Z3 oleh Konrad Zuse antara 1943 dan 1945 Namun, itu tidak dilaksanakan sampai dengan tahun 1998 dan 2000.
John Mauchly 's Short Code , yang diusulkan pada tahun 1949, adalah salah satu bahasa tingkat tinggi pertama yang pernah dikembangkan untuk komputer elektronik .Unlike kode mesin , laporan Short Code mewakili ekspresi matematika dalam bentuk dimengerti. Namun, program ini harus diterjemahkan ke dalam kode mesin setiap kali itu berlari, membuat proses jauh lebih lambat daripada menjalankan setara kode mesin .


Tingkatan Level Bahasa pemrogamman

Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:
  1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110
  2. Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya [kode_mesin|MOV], SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
  3. Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
  4. Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb. Komputer dapat mengerti bahasa manusia itu diperlukan program compiler atau interpreter.

Apa itu Compiler, Assembler, Linker

Kompilator (Inggris: compiler) adalah sebuah program komputer yang berguna untuk menerjemahkan program komputer yang ditulis dalam bahasa pemrograman tertentu menjadi program yang ditulis dalam bahasa pemrograman lain.
Terlepas dari pengertiannya yang demikian relatif luas, istilah kompilator biasa digunakan untuk program komputer yang menerjemahkan program yang ditulis dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi (semacam bahasa Pascal, C++, BASIC, FORTRAN, Visual Basic, Visual C#, Java, xBase, atau COBOL) menjadi bahasa mesin, biasanya dengan bahasa Assembly sebagai perantara.
Arsitektur kompilator modern biasanya bukan lagi merupakan program tunggal namun merupakan rangkaian komunikasi antar program dengan tugas spesifik masing-masing. Program-program tersebut beserta tugasnya secara umum terdiri dari:
  • Kompilator itu sendiri, yang menerima kode sumber dan menghasilkan bahasa tingkat rendah (assembly)
  • Assembler, yang menerima keluaran kompilator dan menghasilkan berkas objek dalam bahasa mesin
  • Linker, yang menerima berkas objek keluaran assembler untuk kemudian digabungkan dengan pustaka-pustaka yang diperlukan dan menghasilkan program yang dapat dieksekusi (executable)
Kompilator yang menggunakan arsitektur ini misalnya GCC, Clang dan FreeBASIC.


Interpreter

Dalam ilmu komputer, penerjemah atau lebih dikenal dengan interpreter merupakan perangkat lunak yang berfungsi melakukan eksekusi sejumlah instruksi yang ditulis dalam suatu bahasa pemrograman, sebuah penerjemah dapat berarti:
  1. Mengeksekusi kode sumber secara langsung, atau
  2. Menerjemahkannya ke dalam serangkaian p-code kemudian mengeksekusinya, atau
  3. Mengeksekusi kode yang telah dikompilasi sebelumnya oleh kompiler yang merupakan bagian dari sistem penerjemahan.
Perl, Python, Ruby, dan MATLAB adalah beberapa contoh perangkat lunak penerjemah bertipe 2, sementara Java termasuk dalam kategori tipe 3, namun dalam beberapa kasus Java dapat digolongkan pula ke dalam kategori tipe 2.
Meskipun penerjemahan dan kompilasi merupakan dua jenis mekanisme implementasi pada sebuah bahasa pemrograman, keduanya tidak berarti memiliki perbedaan secara signifikan. Hal ini disebabkan cara kerja sebuah penerjemah dalam banyak hal adalah sama seperti halnya yang dilakukan oleh kompiler. Penggunaan istilah "bahasa pemrograman terjemahan" dan "bahasa pemrograman kompilatif" umumnya digunakan sebatas untuk membedakan implementasi dari bahasa tersebut menggunakan model penerjemahan atau kompilatif.



sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Programming_language
http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_pemrograman 
http://id.wikipedia.org/wiki/Compiler
http://id.wikipedia.org/wiki/Interpreter

Tidak ada komentar:

Posting Komentar